Indonesia Tarik Hutang


Indonesia Tarik Hutang Rp.14 Trilliun dari China Untuk Kereta Cepat       
Indonesia, Mentri BUMN, Rini Soemarno Mengatakan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) akan menarik pinjaman dari China Development Bank (CBD) sampai US$1Milliar atau Rp.14 Trilliun untuk pembangunan kereta cepat untuk Jakarta – Bandung.

KCIC adalah perusahaan patungan yang ada dibalik proyek Kereta cepat Jakarta – Bandung, yang terdiri dari Empat BUMN, yaitu PT.KAI, PT.WIJAYA KARYA, PTPN VIII dan JASA MARGA, dengan CHINA RAILWAYS.

Rini mengatakan penarikan dalam jumla tersebut akan dilakukan dalam waktu 2-3 bulan kedepan, saat ini, CDB baru saja mencairkan dana pinjamana sebesar US$170 juta.
“Pada dasarnya kami akan terus tarik ya, tapi bertahap supaya belum apa-apa sudah bayar bunga”ucap Rini, Rabu (2/5).
Bersama PT.KCIC, China Railway Corporation juga berencana akan membangun Transit Oriented Development (TOD) di kawasan Halim Perdana Kusuma dan Walini. Bahkan, Walini didesain untuk menjadi kota baru di Bandung Barat yang memiliki 1.270ha.

Hingga 2017, CRC telah menyelesaikan 25.000km jalur kereta cepat. Kereta dengan kecepatan 350Km/h ini akan mempersingkat waktu tempuh Jakarta-Bandung dari semula 3-4 jam menjadi sekitar 40 menit, Kereta cepat ini dilengkapi Empat Stasiun, yaitu Stasiun Halim, Stasiun Karawang, Stasiun Walini dan Stasiun Tegal luar.

         

Komentar